Museum Vagina Dibuka Di London. Geli? Jangan!

Beberapa waktu lalu sebuah museum vagina di buka di London. Ini bukan perihal pembicaraan pronografi dan porno aksi yang tabu. Pikiran kita jangan mesum dulu!. Museum ini dibuka sebagai simbol persamaan gender, kesehatan seksual perempuan dan hak tubuh perempuan. Dalam diskusi peresmian pembukaan museum ini banyak aktivis dan advokat perjuangan perempuan yang juga memfokuskan perjuangan terkait pendidikan seks bagi perempuan. Pendidikan seks merupakan hak bagi perempuan.

Perempuan juga merupakan populasi rentan terdampak yang harus di lindungi dari penularan penyakit menular seksual. Perempuan menjadi populasi yang tidak menguntungkan karena mendapatkan perlakuan tidak sama dalam kultur, status dan ekonomi. Kekerasan perempuan juga menambah isu berat yang mengharuskan perempuan terjebak dalam opresi penerimaan hak-hak kesehatannya. Pandangan sentimentil bahwa perempuan yang telah melakukan hubungan seks di luar nikah adalah perempuan kotor tidak bernilai dan sosial otonomi yang terbatas membuat perempuan semakin jauh dari akses layanan kesehatan seksual. Mengakibatkan setengah dari populasi yang hidup dengan HIV merupakan perempuan.

Museum vagina ini mejadi “power” dari perempuan untuk memperjuangkan hak-hak dalam kesehatan seksual. “Kami ingin perempuan menentukan apa yang ia mau dan terbaik untuknya secara bebas”.

Sumber Gambar: Global Citizen